A.
Latar Belakang
Masalah
Program kemputer pendidikan merupakan aplikasi
komputer yang dikembangkan menggunakan program Adobe Media Flash. CAE Computer Assisted Education atau
Komputer Pendidikan dapat dikembangkan dan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan
terhadap permasalahan pendidikan atau pembelajaran yang terdapat di lingkungan
sekolah.
Dengan memanfaatkan aplikasi program Adobe Media
Flash, pengembang mencoba untuk mengembangkan suatu program pendidikan yang
dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk menanamkan dan menumbuhkan budaya
baca terhadap warga Surabaya, dimana saat ini Kota Surabaya sudah menyandang kota
Literasi sejak 2 Mei 2014, yang mana telah dikukuhkan oleh Walikota di Balai
Kota Surabaya.
Sejak dikukuhkan oleh walikota Surabaya Kota
Literasi, berbagai upaya untuk mewujudkan keinginan tersebut antara lain,
membuka dan memperbanyak Taman Bacaan Masyarakat di berbagai kelurahan yang ada
di penjuru kota Surabaya, Mengadakan event
bergengsi Surabaya Akselliterasi yang bekerja sama dengan perusahaan surat
kabar ternama di Jawa Timur yaitu Jawa Pos dan beberapa perusahaan ternama
lainnya. Namun, apakah dengan upaya tersebut “PR” untuk menumbuhkan budaya baca
sudah terselesaikan? Jawabannya adalah belum. Mengapa? Karena upaya untuk
menumbuhkan budaya baca harus selalu dilakukan secara terus-menerus dan rutin
supaya Warga menjadi insan yang cerdas, kreatif, inovatif, dan berpendidikan.
Saat ini, Universitas Kristen Petra Surabaya turut berkontribusi dalam
mewujudkan keinginan walikota Surabaya yaitu dengan mengadakan lomba Karya
Tulis Ilmiah yang bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota
Surabaya dengan tema “Karyaku Mewujudkan Surabaya Kota Literasi”.
Banyak upaya yang harus digali dalam mewujudkan
keinginan walikota dalam menumbuhkan budaya baca. Disini, penulis hendak
menyumbang pemikiran dalam bentuk mengembangkan komputer pendidikan sebagai
media belajar menyenangkan dan interaktif. Dimana program tersebut dapat
menyajikan materi rotasi dan revolusi bumi, video rotasi dan revolusi bumi,
soal latihan yang mana memeliki skor standar ketuntasan, apabila siswa jika
tidak melampaui skor yang sudah ditentukan, maka siswa tersebut harus
mempelejari materi dan mengulangi pengisian soal dari awal. Program pendidikan
ini ditujukan pada siswa sekolah dasar kelas VI.
Tidak menutup kemungkinan pengembang akan
mengembangkan program serupa dengan materi yang lainnya. Diharapkan kota
Surabaya yang sekrang menyandang ikon baru yaitu Surabaya Kota Literasi,
Surabaya dapat dijadikan percontohan dari kota-kota lainnya karena memiliki
warga yang sudah melek literasi serta
dapat menjaga budaya membaca.
B.
Alat Pengujian
Dalam pengujian program kemputer pendidikan,
pengembang mengeggunakan Taman Baca Masyarakat di RW 13 Peneleh oleh pengunjung
siswa kelas VI. Berikut adalah alat untuk menguji Komputer Pendidikan Revolusi
Bumi:
-
1 unit laptop atau PC denganspesifikasi standar
dan sudah terpasang flash player.
-
1 unit mouse
-
Aplikasi pembaca
program Komputer Pendidikan AdobeFlash Player
-
Listrik untuk
pengisian daya pada laptop atau PC
- Charger alat pengisi daya pada laptop
C.
Metode Pengujian
1.
Siswa mengklik
2x program yang sudah ditentukan
2.
Siswa melihat
tampilan program dan memilih menu materi untuk memulai belajar
3.
Siswa menonton
video yang sudah disediakan
4.
Siswa
mengerjakan soal latihan dan harus memenuhi standar skor yang sudah ditentukan
oleh pengembang.
5.
Berikut adalah
tabel gambar tampilan komputer pendidikan beserta keterangan.
1.1
Tabel Gambar Tampilan Komputer Pendidikan
Gambar
|
Keterangan
|
Tampilan pertama aplikasi K
omputer
Pendidikan
|
|
Tampilan Menu aplikasi komputer
pendidikan
|
|
Petunjuk penggoprasian komputer
pendidikan
|
|
Materi Rotasi Bumi
|
|
Materi Revolusi Bumi
|
|
Tampilan sebelum menonton video
rovolusi bumi
|
|
Tampilan Video revolusi bumi
|
|
Tampilan petunjuk soal evaluasi dan
dimulai dengan menekan tombol biru pada tengah sebelah kanan tampilan
|
|
Tampilan soal evaluasi
|
|
Tampilan hasil evaluasi
|
|
Profil pengembang
|
D.
Hasil Pengujian
Dalam pengujian siswa dapat menyelesaikan latihan
soal dengan skor yang memuaskan. Siswa merasa senang dan gembira dapat belajar
dengan santai.
Gambar 1.1 : Pengunjung siswa kelas 6 mencoba
aplikasi komputer pendidikan.
E.
Kelebihan, Kekurangan
dan Simpulan
a.
Kelebihan
Aplikasi Komputer Pendidikan dapat merangsang otak
dalam memahami materi yang disajikan, memiliki tampilan menarik dan disertai
latar musik yang membuat belajar menjadi menyenangkan, disertai gambar dan
video yang membuat pengguna belajar semakin bersemangat dan tidak mudah bosan,
serta komputer pendidikan menggunakan bahasa yang interaktif dalam penyampaian
materi dan petunjuk penggunaan.
b.
Kekurangan
Komputer pendidikan masih dalam tahap penyempurnaan,
mulai dari konten materi, tampilan, musik latar belakang, gambar pendukung, dan
tampilan yang disajikan. Ketergantungan dengan daya listrik dan alat pendukung
merupakan yang harus dipenuhi dalam pemanfaatannya. Apabila alat pendukung
tidak ada atau tidak memenuhi syarat yaitu harus terpasang flash player, maka aplikasi
komputer pendidikan tidak dapat dimanfaatkan dalam belajar.
c.
Simpulan
Komputer pendidikan yang dikembangkan oleh pengembang
dapat dijadikan trobosan dalam dunia pendidikan, karena siswa dapat belajar
dengan santai dan menyenangkan tanpa menghilangkan unsur “bermainnya”.
Sebagaimana kita tahu, bahwa anak pada era digital saat ini telah banyak
mengenal berbagai macam alat pintar seperti ponsel pintar, perangkat komputer,
dan komputer portebel atau biasa disebut dengan laptop. Namun, komputer pendidikan juga masih memiliki kekurangan
yang harus diperbaiki kembali atau dikembangkan kembali sehingga tujuan dalam
pengembangan tercapai dengan maksimal.


No comments:
Post a Comment
Kritik dan sara yang membangun sangat bermanfaat bagi perkembangan TBM RW 13 Peneleh. Terima kasih.