Taman Bacaan Masyarakat RW 13 Peneleh di kelolah oleh petugas yang bernama Dimas Dwi Senggono Saputro. Kelahiran kota Surabaya pada tahun 1990 di bulan Mei tanggal 9. Bergabung di Badan Arsip dan Perpustakaan (sebelum Dinas red.) pada tahun 2016. Sampai saat ini, masih tetap bertahan hingga berganti nama menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya. Harapannya selama bekerja di Dinas ini, petugas dapat menumbuhkan minat baca pengunjung dengan berbagai rangkaian program yang sudah dibuat oleh TBM masing-masing. Program yang dibuat oleh masing-masing TBM adalah wujud dari kepedulian kota Surabaya terhadap program Literasi. Telah kita ketahui bersama, bahwa kota Surabaya sudah menyandang Kota Literasi yang sudah diresmikan pada tahun 2014 lalu.
Program yang sudah dijalankan oleh setiap TBM antara lain, bimbel gratis, layanan baca ditempat, layanan peminjaman buku gratis, layanan dongeng untuk siswa PAUD, dll. Diharapkan dengan program-program tersebut dapat menjadikan daya tarik tersendiri bagi pengunjung, khususnya anak-anak.
Semoga dengan tulisan ini, pembaca lebih mengenal apa itu TBM, dan program-program apa saja yang telah dijalankan oleh tiap-tiap TBM yang ada di Surabaya. Salam Literasi. Generasi Literasi, Generasi Presasi.

No comments:
Post a Comment
Kritik dan sara yang membangun sangat bermanfaat bagi perkembangan TBM RW 13 Peneleh. Terima kasih.